SCCR Indonesia dan Agung Putra University (APU) Perkuat Kolaborasi Riset Biomedis melalui Konferensi Internasional
SEMARANG - Perkembangan riset di bidang bioteknologi dan ilmu biomedis membutuhkan ruang yang mempertemukan peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai latar belakang. Semangat tersebut hadir dalam 1st International Conference on Biotechnology and Biomedical Sciences (ICBBs) 2026 yang berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di Semarang.
Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) bersama Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia dan Agung Putra University (APU). Mengangkat tema "Translational Advances in Stem Cell and Cancer Research: From Bench to Bedside," forum tersebut menjadi salah satu ruang bagi SCCR Indonesia dan APU untuk memperluas jejaring akademik sekaligus memperkenalkan pengembangan riset biomedis yang menjadi bagian dari ekosistem keduanya.
Mempertemukan Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Biomedis
Keterlibatan SCCR Indonesia dan APU dalam ICBBs 2026 tidak terlepas dari hubungan keduanya dalam pengembangan pendidikan dan riset. APU merupakan bagian dari ekosistem SCCR, dengan pendidikan tinggi dan pengembangan ilmu pengetahuan menjadi salah satu unsur yang mendukung pengembangan bidang bioteknologi dan biomedis.
Dalam konferensi tersebut, berbagai perkembangan penelitian dibahas melalui presentasi ilmiah, symposium, dan diskusi bersama akademisi serta peneliti dari Indonesia dan sejumlah negara lain.
Sejumlah topik yang dibahas berkaitan erat dengan bidang yang selama ini menjadi perhatian SCCR dan APU, antara lain penelitian stem cell, regenerasi jaringan, biologi molekuler kanker, terapi presisi, serta pengembangan penelitian biomedis dari tingkat laboratorium menuju aplikasi klinis.
Salah satu gagasan utama yang menjadi benang merah konferensi adalah bagaimana hasil penelitian dapat diterjemahkan secara lebih baik ke dalam praktik pelayanan kesehatan. Bagi lingkungan riset dan pendidikan seperti SCCR dan APU, pertemuan antara penelitian dasar, pengembangan teknologi, pendidikan, dan kebutuhan klinis menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem biomedis yang berkelanjutan.
Prof. Dr. dr. Agung Putra dan Pengembangan Ekosistem SCCR-APU
Keterlibatan APU dalam konferensi ini juga tidak terlepas dari peran Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med. yang dikenal dalam pengembangan SCCR Indonesia dan APU. Dalam ICBBs 2026, Prof. Agung turut hadir sebagai salah satu keynote speaker.
Keterlibatan tersebut memberikan ruang untuk membawa perspektif SCCR dan APU ke dalam diskusi yang mempertemukan berbagai bidang dalam bioteknologi dan ilmu biomedis.
Bagi APU, forum internasional semacam ini juga menjadi bagian dari pengembangan lingkungan akademik yang menghubungkan pendidikan dengan perkembangan penelitian. Interaksi dengan akademisi dan peneliti dari berbagai institusi memberikan kesempatan bagi sivitas akademika untuk mengikuti perkembangan keilmuan sekaligus membuka kemungkinan kerja sama baru.