Tingkatkan Kualitas Publikasi Global: Agung Putra University (APU) Gelar Coaching Scientific Writing
SEMARANG - Ambisi Agung Putra University (APU) untuk mengukuhkan diri sebagai kampus berbasis riset terus dibuktikan lewat langkah nyata. Pada hari Sabtu, 11 Juli 2026, APU mengumpulkan para dosennya untuk mengikuti agenda "Training Scopus & Coaching Scientific Writing". Untuk memastikan kualitas pelatihan, pakar penulisan ilmiah Prof. Dr. Diana Nur Afifah, S.TP., M.Si. , didapuk langsung sebagai narasumber utama.
Dukungan Pimpinan dan Antusiasme Sivitas Akademika
Kehadiran jajaran pimpinan rektorat menunjukkan betapa seriusnya APU menggarap ranah publikasi ini. Wakil Rektor IV, Dr. Mohammad Annas, S.Tr.Par.,MM.,CSCP,.CHRP, tampak hadir membersamai jalannya acara.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prof. Dian Respati Ayu, M. Biomed . Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pendampingan penulisan semacam ini sangat krusial. Harapannya, para akademisi APU tidak lagi ragu membidik jurnal-jurnal bereputasi global demi mendorong daya saing dan posisi kampus di kancah pendidikan tinggi.
Bedah Naskah yang Interaktif dan Membumi
Berbeda dengan format pelatihan pada umumnya yang cenderung satu arah, Prof. Dian merancang sesi hari itu dengan sangat taktis dan praktis. Bukannya sekedar mendengarkan teori, para dosen diajak langsung membedah draf artikel ilmiah yang sedang mereka kerjakan untuk kemudian disesuaikan dengan standar ketat jurnal terindeks Scopus.
Alhasil, suasana pelatihan terasa sangat hidup. Ruang kelas diwarnai dengan rentetan diskusi interaktif. Para dosen tampak antusias mengulik 'rahasia dapur' penulisan ilmiah, mulai dari mematangkan metodologi, cara menonjolkan novelty atau kebaruan riset, hingga taktik elegan saat merespons masukan (rebuttal) dari reviewer internasional.
Bukan Sekadar Agenda Sehari
Meski seluruh rangkaian acara berjalan padat dan rampung tepat waktu, semangat riset yang sudah terbangun rupanya tak dibiarkan menguap begitu saja.
Seluruh peserta dan pimpinan yang hadir sepakat bahwa kegiatan kondusif ini tidak boleh berhenti sebagai agenda insidental semata. Ke depannya, forum coaching dan bedah manuskrip ini akan diadopsi menjadi rutinitas akademik kampus. Target akhirnya sangat jelas: menghidupkan ekosistem riset (research environment) yang unggul dan menular, tidak hanya bagi produktivitas para dosen, tetapi juga bagi para mahasiswa Agung Putra University.