Kenalan dengan Bioteknologi: Mata Kuliah dan Peluang Kerjanya

Tahukah kamu kalau tempe dan tape merupakan hasil dari produk Bioteknologi? Itulah mengapa, makin banyak mahasiswa yang memilih kuliah Bioteknologi. Selain ilmunya dibutuhkan di masa depan, peluang kerjanya juga sangat luas.

Mata kuliah yang dipelajari di Bioteknologi pada dasarnya tidak terlalu jauh dari pelajaran saat sekolah. Bedanya, kamu akan lebih sering melakukan eksperimen dan penelitian. Lulusan Bioteknologi juga bisa kerja di berbagai bidang seperti kesehatan, pangan, hingga lingkungan.

Penasaran bagaimana kuliah Bioteknologi? Yuk, simak penjelasan mengenai apa saja mata kuliah jurusan Bioteknologi, di mana saja universitas yang ada jurusan Bioteknologi, dan prospek kerja lulusan Bioteknologi di bawah ini!

Apa itu Bioteknologi?

kuliah bioteknologi

Secara sederhana, Bioteknologi adalah penggabungan ilmu biologi dan teknologi. Jadi, kuliah Bioteknologi akan memanfaatkan makhluk hidup (mikroorganisme, sel, dan enzim) untuk menghasilkan produk yang bermanfaat bagi manusia.

Penerapan Bioteknologi tidak harus menggunakan peralatan laboratorium yang canggih. Ilmu ini bahkan sudah dikenal sejak lama dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya yaitu pembuatan tempe, yang menggunakan mikroorganisme dalam proses fermentasi. 

Bioteknologi dapat menjawab berbagai kebutuhan industri, mulai dari makanan, kesehatan, pertanian, hingga lingkungan. Adapun penerapannya dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:

1. Bioteknologi konvensional

Sesuai namanya, Bioteknologi konvensional memanfaatkan proses biologis alami untuk menghasilkan produk. Sebagian besar prosesnya merupakan fermentasi dengan bantuan mikroorganisme, misalnya untuk pembuatan tempe, yoghurt, roti, dan berbagai produk pangan lainnya.

2. Bioteknologi modern

Sementara itu, Bioteknologi modern memanfaatkan teknik dan teknologi yang lebih maju untuk mempelajari atau mengubah proses biologis pada tingkat sel dan molekul. Contohnya meliputi rekayasa genetika, kultur jaringan, dan teknologi DNA untuk berbagai kebutuhan penelitian maupun industri. 

Apa yang Dipelajari di Bioteknologi?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mahasiswa Bioteknologi akan mempelajari dasar-dasar ilmu pengetahuan alam sebelum diterapkan menggunakan teknologi. Proses pembelajarannya dapat meliputi perkuliahan, praktikum laboratorium, analisis data, penelitian, dan penyusunan laporan ilmiah. Berikut beberapa gambaran mata kuliah Bioteknologi:

  • Biologi Dasar: mempelajari makhluk hidup, struktur dan fungsi sel, serta proses biologis yang menjadi dasar untuk memahami materi Bioteknologi lebih lanjut.
  • Kimia dan Biokimia: Kimia membantu kamu memahami sifat dan reaksi berbagai zat, sedangkan Biokimia membahas proses kimia yang terjadi di dalam makhluk hidup.
  • Mikrobiologi: mempelajari mikroorganisme seperti bakteri, jamur, dan virus, serta manfaat dan risikonya.
  • Biologi Molekuler dan Genetika: mempelajari DNA, RNA, gen, dan cara sifat diturunkan.
  • Bioproses dan Fermentasi: mempelajari cara menghasilkan produk dalam skala besar memakai proses biologis.
  • Bioinformatika: menggabungkan ilmu biologi dengan komputasi untuk mengolah dan menganalisis data biologis.
  • Rekayasa Genetika: mempelajari cara mengubah materi genetik untuk menghasilkan produk atau sifat tertentu.
  • Metodologi Penelitian: mempelajari cara menyusun pertanyaan penelitian, menentukan metode, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menarik kesimpulan berdasarkan bukti.

Skill yang Dibutuhkan di Bioteknologi

mata kuliah bioteknologi

Untuk menjalani kuliah Bioteknologi, kamu tidak harus langsung menguasai semua keterampilan sejak awal. Sebagian besar kemampuan tersebut dapat dikembangkan melalui perkuliahan, praktikum, dan penelitian. Berikut beberapa skill yang dibutuhkan saat kuliah di jurusan Bioteknologi:

1. Ketelitian dan kesabaran

Kegiatan laboratorium membutuhkan ketelitian dalam mengukur bahan, mengambil sampel, menggunakan alat, dan mencatat hasil percobaan. Kesalahan kecil dapat memengaruhi hasil penelitian sehingga kamu perlu terbiasa bekerja secara cermat.

2. Kemampuan berpikir analitis dan kritis

Kamu perlu memahami data, membandingkan hasil percobaan, dan mencari penyebab ketika hasil penelitian tidak sesuai dengan perkiraan. Kemampuan ini juga membantu dalam menentukan solusi berdasarkan bukti ilmiah.

3. Dasar Biologi dan Kimia

Dua ilmu ini menjadi fondasi hampir semua mata kuliah. Dengan pemahaman mengenai sel, mikroorganisme, genetika, serta reaksi kimia akan membantu kamu mengikuti materi Bioteknologi. Jika belum terlalu menguasainya, kamu dapat memperkuat dasar-dasar tersebut secara bertahap.

4. Kemampuan membaca jurnal ilmiah

Banyak jurnal ditulis dalam bahasa Inggris, jadi kemampuan bahasa Inggris dasar sangat berguna. Selain itu, kamu juga perlu memahami metode penelitian dan mengikuti perkembangan teknologi terbaru.

5. Kerja sama tim

Penelitian sering dilakukan bersama tim yang memiliki keahlian berbeda. Oleh karena itu, kamu perlu terbiasa untuk berdiskusi, menyampaikan hasil pengamatan, menyusun laporan, dan membagi tugas dengan baik.

6. Literasi data dan teknologi

Kamu akan sering memakai alat laboratorium modern dan perangkat lunak analisis data. Maka dari itu, penggunaan perangkat lunak untuk mengolah data, membuat grafik, dan menyusun laporan menjadi keterampilan pendukung yang sangat berguna. Pada bidang tertentu, kemampuan komputasi juga dibutuhkan untuk analisis data biologis melalui bioinformatika.

Peluang Kerja Lulusan Bioteknologi

Lulusan Bioteknologi punya jalur karier yang luas di sektor kesehatan, farmasi, pangan, pertanian, dan lingkungan. Berikut beberapa profesi yang bisa kamu pilih setelah lulus:

  • Peneliti (Researcher): melakukan penelitian di lembaga riset, universitas, atau perusahaan untuk menemukan produk dan solusi baru.
  • Analis Laboratorium: menguji dan menganalisis sampel di laboratorium klinik, industri, atau lembaga pengujian.
  • Research and Development (R&D): membantu mengembangkan produk, melakukan eksperimen, mengevaluasi bahan, dan mencari cara untuk meningkatkan kualitas produk.
  • Quality Control (QC): bertanggung jawab memeriksa kualitas bahan baku, proses produksi, atau produk akhir. 
  • Quality Assurance (QA): melakukan dokumentasi, pemeriksaan kepatuhan terhadap standar, dan evaluasi proses produksi.
  • Product Development Specialist: mengembangkan produk baru, seperti produk fermentasi, suplemen, atau bahan kesehatan.
  • Bioinformatician: menganalisis data biologis, seperti data genetik dengan bantuan komputer.
  • Staf Lingkungan: menerapkan solusi berbasis biologi untuk pengolahan limbah dan pelestarian lingkungan.
  • Wirausaha: mengembangkan usaha, misalnya produk fermentasi, produk berbasis bahan biologis, atau layanan pengujian tertentu. 

Tempat Kuliah Jurusan Bioteknologi

universitas jurusan bioteknologi

Setelah mengetahui mata kuliah, skill, dan peluang kerja Bioteknologi, sekarang saatnya kamu mencari tahu jurusan S1 Bioteknologi ada di mana saja. Program studi ini tersedia di perguruan negeri maupun swasta. Berikut beberapa universitas jurusan Bioteknologi yang ada di Indonesia:

1. Agung Putra University (APU)

Agung Putra University (APU) merupakan salah satu pilihan perguruan tinggi swasta yang menyediakan program S1 Bioteknologi. APU berlokasi di Jalan Nongkosawit, Gunungpati, Semarang. Program ini memiliki visi menjadi program studi Bioteknologi yang diakui secara internasional melalui inovasi teknologi hijau dan pengembangan rekayasa sel. Kurikulumnya menggabungkan sains molekuler, bioinformatika, dan praktik laboratorium modern untuk menyiapkan mahasiswa berkarya di bidang kesehatan, pangan, industri, dan lingkungan.

Baca Juga: Mengenal Agung Putra University (APU), Kampus Futuristik di Gunungpati Semarang

2. Universitas Brawijaya (UB)

Universitas Brawijaya merupakan perguruan tinggi negeri di Malang yang menyediakan program S1 Bioteknologi melalui Fakultas Teknologi Pertanian. Program ini dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mempelajari Bioteknologi dalam lingkungan pendidikan tinggi negeri. Sebagai PTN, penerimaan mahasiswa dapat melalui jalur seleksi yang berlaku, seperti SNBP, SNBT, atau jalur mandiri sesuai ketentuan pada tahun penerimaan. Persaingan pada jalur seleksi tertentu dapat ketat, sehingga kamu perlu mempersiapkan nilai akademik dengan baik.

Kesimpulan

Bioteknologi dapat menjadi pilihan menarik bagi kamu yang ingin mempelajari sains sekaligus memahami bagaimana ilmu tersebut diterapkan untuk menghasilkan inovasi. Bidang ini membuka peluang untuk berkontribusi dalam pengembangan produk, penelitian, dan pemecahan berbagai tantangan di sektor kesehatan, pangan, pertanian, serta lingkungan.

Jika kamu ingin kuliah Bioteknologi, Agung Putra University (APU) dapat menjadi universitas swasta terbaik untuk kamu. Yuk, kenalan lebih dekat dengan Agung Putra University dan pelajari lebih lanjut program studi Bioteknologi APU, mulai dari profil program, kurikulum, fasilitas pembelajaran, hingga peluang pengembangan kompetensi dan riset.